“Spasial itu artinya Potensi untuk mengenali dan menggunakan pola-pola dalam ruang yang luas maupun daerah yang lebih terbatas de”. Begitulah penuturan seorang teman saya yang saat ini tercatat menjadi mahasiswi Psikologi Universitas Indonesia.
Seseorang yang mempunyai Multiple Intelligence “Spasial” bisa dilihat seperti
Suka menggambar, membangun, mendesain, dan membuat sesuatu, mengkhayal, melihat gambar/slide, menonton film, bermain dengan mesin.
Baik dalam membayangkan sesuatu, mengindra perubahan, labirin/puzzle, membaca peta dan grafik.
Paling baik belajar dengan memvisualisasikan, memimpilan, menggunakan “mata pikiran ”, dan bekerja dengan warna atau gambar.

Sebelum tidur kami sempat bercerita tentang permasalahan dan pelajaran di kuliah masing masing. Saya bercerita tentang kuliah saya di IT Telkom, dan teman saya bercerita tentang kuliahnya di UI. Ternyata Psikologi dan Teknik Informatika itu sangat jauh berbeda. Teknik informatika merupakan disiplin ilmu yang menginduk pada ilmu komputer, yang pada dasarnya merupakan kumpulan disiplin ilmu dan teknik yang secara khusus menangani masalah transformasi atau pengolahan fakta-fakta simbolik (data) dengan memanfaatkan seoptimal mungkin teknologi komputer. Sedangkan Psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya, mempelajari perkembangan manusia serta masalah yang dihadapi manusia sejak lahir hingga meninggal.

Saya sering bercerita kepadanya bahwa sepertinya saya salah memilih jurusan. Teknik Informatika bagi saya sangat sulit, dan terkadang saya juga berpikir untuk ikut snmptn lagi agar bisa terhindar dari kuliah yang satu ini. Tapi karena teman saya ini calon Psikolog terkenal (amin) maka dia sering memberikan motivasi dan membantu saya jika saya mengalami stres karena pelajaran di kuliah. Ternyata bagus juga punya teman seorang Psikolog, hitung – hitung saya bisa konsultasi gratis :D Karena sering konsultasi saya jadi mengerti sedikit tentang ilmu yang dia pelajari. Seperti refleks yang dilakukan oleh bayi yang berumur 4 tahun ketika terkejut, ketika kita memegang kakinya, serta sebenarnya bayi yang baru lahir sebaiknya tidak langsung diberi ASI tetapi bayi tersebut diletakkan di atas dada ibunya dan dibiarkan mencari sendiri puting ibunya, karena akan menjadikan bayi tersebut lebih dekat dengan ibunya kelak. Lalu setelah saya tahu hal itu, saya berpesan kepada teman saya, ” Za ntr kalo aku ngelahirin fiza yang ngasi tau ya, harus digimanain bayinya, biar punya Self -esteem dan Attachment yang bagus antara aku dan bayiku. hehe :D